Tampilkan postingan dengan label obat. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label obat. Tampilkan semua postingan

Senin, 23 Desember 2013

Memberi Obat Cacing Pada Kucing



[imagetag]

Pemberian obatcacing pada hewan kesayangan sangat penting untuk mencegah berbagai infeksicacing. Banyak pemilik tidak menyadari hewan kesayangan mereka telah terinfeksicacing sampai terlihat adanya gejala klinis yang ditimbulkan, dan kebanyakanketika gejala klinis yang ada muncul maka akan berakibat buruk pada hewankesayangan mereka. Akibat yang ditimbulkan seperti kehilangan nafsu makan,kehilangan berat badan, batuk, diare dan muntah cukup banyak. Kegiatanpencegahan sangat penting dilakukan, karena meskipun diletakkan di kondisilingkungan yang bersih tidak menjamin hewan kesayangan kita terbebas dariinfeksi cacing. Anjing atau anak anjing dapat terinfeksi cacing dari gigitankutu, gigitan nyamuk atau kontak dengan anjing lain yang terinfeksi.

Programdeworming rutin yang direkomendasikan oleh

American Association of VeterinaryParasitologists (AAVP), the Centers for Disease Control and Prevention (CDC),and the Companion Animal Parasite Council (CAPC), untuk anak anjing sebaiknya memulaipengobatan pada usia 2 minggu, berulang pada 4, 6, dan 8 minggu,kemudianlakukan tindakan pencegahan tiap 3 bulan. Pemberianobat cacing pada kucing dapat dimulai pada usia 3 minggu karena infeksiprenatal tidak terjadi pada kucing. Pemberian selanjutnya diulangi pada usia 5,7, dan 9 minggu, kemudian pencegahan setiap 3 bulan.

Infestasicacing kadang-kadang mudah untuk dilihat.

Kucing akan memuntahkan cacing hidupdalam infestasi cacing gelang yang buruk. Jika tidak, Anda mungkin melihat cacing pada tinja atau tidak samasekali. Segmen cacing pita dapat terlihat di ujung belakang kucing di dekatrektum atau di tempat tidur nya. Cacing ini terlihat pucat seperti benih kecilketika kering. Jika baru muncul pada rektum, pemilik mungkin melihat segmenbergerak. Cacing tambang yang tidak mudah terlihat seperti cacing gelang ataucacing pita. Pemilik kucing harus mencurigai infestasi cacing tambang padakucing lesu dengan bulu kusam. Oleh karena ituuntuk diagnosa jenis cacing dan pemberian obat cacing yang tepat yangmenginfeksi hewan kesayangan anda, sebaiknya dibawa ke dokter hewan.

Beberapa obatcacing bekerja untuk membunuh cacing dewasa, namun perlu diulang untuk membunuhtelur cacing yang tidak bisa dimatikan oleh obat cacing tadi, yang dalamsiklusnya telah menetas menjadi cacing dewasa. Jadwal pengobatan yangdirekomendasikan sejak umur 2 minggu bertujuan untuk membunuh semua ascarids(cacing gelang), yang mungkin berasal dari susu induk anak anjing atau anakanjing mungkin telah terinfeksi telur dari lingkungan. Anjing dewasa lebihmungkin terinfeksi dengan cacing tambang atau jenis lain dari cacing daripadadengan ascarids.

[imagetag]

Cacing pitaadalah parasit yang sangat umum dari anjing dan kucing. Cacing ini palingsering ditularkan oleh kutu, parasit ini juga menular pada manusia yangtermakan makan kutu yang terinfeksi. Cacing ini akan mati dengan obat cacinggolongan praziquantel. Contoh obatyang mengandung bahan aktif praziquantel seperti Drontal plus yang mengandung 50mg praziquantel. Selain untuk cacingpita, obat ini jg membunuh jenis cacing Cacing Tambang ( Ancylostoma caninum, Uncinariastenocephala), Cacing Gelang ( Toxocaracanis, T oxascaris leonina), danCacing Cambuk ( Trichuris vulpis). Beberapaobat-obatan mengobati hanya jenis tertentu cacing, cacing pita atau seperticacing gelang, sementara yang lain mengobati beberapa jenis sekaligus.

Selainmelakukan pemberian obat cacing, pemeriksaan feses tahunan juga sebaiknyadilakukan. Pemilik hewan sebaiknya berhati-hati dalam memberikan obat cacingsendiri, karena obat cacing bisa sangat beracun untuk hati hewan kesayangan anda. Sebaiknya berikan sesuai anjuran dan selalu konsultasikandengan dokter hewan yang anda percaya.

[imagetag]

Sumber

#bcfda5
{ Read More }


Sabtu, 23 November 2013

Obat dan Kondom di Lokasi Kematian Desainer Adesagi


Perancang Adesagi Kierana (kedua kanan) dan Randi Yana (kedua kiri). dok.
--Salam Bandung - Polisi menemukan sejumlah barang bukti di lokasi kematian desainer Ade Chandra Kirana Sagi alias Adesagi Kierana, 34 tahun, dan Randi Yana, 31 tahun. Informasi yang dihimpun Tempo dari lokasi kejadian, polisi menyita antara lain beberapa strip tablet besar dan kecil obat, juga dua buah kondom bekas pakai.

Juru bicara Kepolisian Resor Kota Bandung Komisaris Endang Sri Wahyuni mengatakan polisi sedang memeriksa lokasi kematian dan menyeliki penyebabnya. Ia menolak menjelaskan soal barang bukti yang ditemukan di kamar mandi sebuah rumah di Jalan Cimandiri, 2 A Kota Bandung itu. “Yang jelas, tidak ditemukan tanda kekerasan,” kata Endang Sri Wahyuni kepada Tempo, Senin 2 Januari 2012.

Adesagi dan Randi ditemukan tewas dalam keadaan tanpa busana di kamar mandi rumah teman mereka, belakang Gedung Sate, Bandung. Si empunya rumah kepada polisi mengaku keduanya adalah tamunya dan tiba di rumah itu pada Kamis 29 Desember 2011 untuk liburan Tahun Baru.

“Rumah yang ditempati di Jalan Cimandiri itu rumah teman mereka,” kata Kepala Unit Reserse Kriminal Polsek Bandung Ajun Komisaris Chusnul Waton. “Teman mereka berinisial F.”

Chusnul melanjutkan salah seorang saksi di rumah itu yang baru bangun tidur siang mengaku mengetahui kedua pria itu sudah berada di dalam kamar mandi. "Menurut saksi berinisial D, mereka sudah ada di kamar mandi sekitar pukul 02.00 (dini hari)," katanya.

Namun karena sampai pukul 16.00 Ade dan Randy tak juga keluar, akhirnya pintu kamar mandi dibuka paksa. "Saat pintu hendak terbuka, sempat terganjal tubuh dua orang itu yang ada di lantai. Setelah pintu berhasil dibuka belakangan diketahui mereka (Ade dan Randy) meninggal di atas lantai," tuturnya.

Adesagi Kierana adalah salah seorang desainer muda berbakat. Kepergian pria lulusan Bunka School of Fashion dalam usia 34 tahun tersebut membuat syok kalangan dunia mode, khususnya rekan sesama desainer.

Sumber: http://www.tempo.co/read/news/2012/01/02/058374816/Obat-dan-Kondom-di-Lokasi-Kematian-Adesagi
{ Read More }


IconIconIconFollow Me on Pinterest